Senegal Berencana Menginvestasikan Lebih dari 400 Miliar Franc CFA untuk Elektrifikasi Pedesaan, dengan Target Akses Listrik Universal pada Tahun 2029

2026-03-25
Xinhua Finance, Dakar, 12 Februari — SENELEC, perusahaan distribusi listrik Senegal, mengumumkan pada tanggal 12 rencana untuk menyelesaikan cakupan jaringan listrik bagi 6.471 desa yang belum teraliri listrik di seluruh negeri pada tahun 2029, dengan total investasi proyek lebih dari 400 miliar franc CFA (sekitar 725 juta dolar AS), berupaya mencapai akses listrik universal.
Ojbi Dieng, Direktur Utama Departemen Peralatan di SENELEC, menyatakan pada upacara peresmian fasilitas pembangkit listrik di Kaolack, Senegal bagian barat, bahwa 6.471 desa di seluruh negeri masih belum terhubung ke jaringan listrik nasional. Perusahaan, bersama dengan Kementerian Energi, Perminyakan, dan Pertambangan, telah menyelesaikan perhitungan investasi; Bank Dunia telah secara jelas menyatakan dukungan untuk rencana tersebut, dan pembiayaan terkait diharapkan akan diselesaikan dalam waktu dekat. Setelah pendanaan tersedia, perluasan jaringan dan proyek gardu induk pendukung akan diluncurkan sepenuhnya, dengan tujuan mencapai cakupan listrik nasional penuh pada tahun 2029.
Dalam laporan Prospek Kelistrikan yang dirilis pada 6 Februari, Badan Energi Internasional (IEA) mencatat bahwa tingkat akses listrik nasional Senegal saat ini berada di sekitar 84 persen. Berdasarkan peningkatan tahunan sebesar 2,9 poin persentase, negara ini berada di jalur yang tepat untuk mencapai elektrifikasi universal pada tahun 2029, lebih cepat dari tenggat waktu 2030 yang ditetapkan oleh Tujuan Pembangunan Berkelanjutan PBB.
Data menunjukkan bahwa akses listrik perkotaan di Senegal hampir jenuh, sementara elektrifikasi pedesaan yang rendah merupakan hambatan utama untuk mencapai akses listrik universal. Pembangunan jaringan listrik desa yang akan datang secara efektif akan mempersempit kesenjangan akses listrik antara perkotaan dan pedesaan.
Para analis menunjukkan bahwa dengan beroperasinya proyek-proyek gas alam domestik, optimalisasi struktur pasokan listrik, dan peningkatan dukungan pembiayaan internasional, investasi di sektor energi Senegal memasuki periode pelepasan yang terkonsentrasi. Setelah proyek elektrifikasi pedesaan diimplementasikan, hal itu akan meningkatkan kondisi kehidupan penduduk, memberikan dukungan yang kuat untuk pengembangan pengolahan produk pertanian, dan usaha mikro.manufakturdan ekonomi digital, serta memperkuat pendorong endogen pertumbuhan ekonomi.
Sementara itu, para pelaku industri mencatat bahwa efisiensi pelaksanaan proyek, kecepatan pencairan pendanaan, dan keberlanjutan operasi pembangkit listrik di pedesaan tetap menjadi kunci untuk menentukan apakah target dapat tercapai sesuai jadwal.


Dapatkan harga terbaru? Kami akan membalas sesegera mungkin (dalam waktu 12 jam)